BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Perekonomian
yang ada di Indonesia sedang dalam fase perkembangan. Dan itu semua tidak terlepas
dari pada peran para wirausaha yang terus berinovasi mengembangkan usahanya.
Untuk itu perlu memperbaiki bagian tertentu sehingga bisa berkembang dengan
baik. Harus diakui bahwa salah satu fenomena bisnis yang sangat pesat
pertumbuhannya dalam dasawarsa ini adalah bisnis secara franchise ( waralaba ) dan Multi
Level Marketing (MLM) kedua bisnis ini tumbuh bukan menurut deret hitung
tetapi secara deret ukur sehingga dapat mengaahkan pertemuan langsung antara
penjual – pembeli[1].
Khusus untuk sistem Multi Level Marketing
ini merupakan sistem yang relatif baru
dan Menurut Robert T. Kiyosaki ada tiga
cara agar kita memiliki sistem bisnis yaitu :
Pertama, mendirikan
perusahaan sendiri dengan modal> 1 M. kedua
,membeli waralaba dengan modal>100 juta. Ketiga,
memiliki sendiri waralaba/ MLM dengan
modal kurang lebih 75.000 .
Jadi silahkan dipilih bisnis
bermodal besar atau bisnis bermodal kecil? Semua sistem tentunya memiliki
resiko seperti pepatah bisnis yang
mengatakan “ high risk , high return
“ sebuah bisnis dengan resiko sangat besar sedangkan resikonnya kecil
kemungkinan keuntungan kecil tetapi jika
ingin memiliki bisnis dengan modal yang kecil dan keuntungan luar biasa MLM
jawabannya.
Dengan modal kecil dengan penghasilan
luar biasa dapat membius masyarakat untuk turut serta bergabung pada bisnis ini
selain produk memang dibutuhkan dan juga
pendapatan yang luar biasa. sehingga dapat menarik minat masyarakat. Pada
tahun 2009 setidaknya terdapat 8 juta penduduk yang terlibat aktif didalam
industri MLM [2].
kemunculan trend strategi pemasaran
produk melalui sistem MLM di global
buisniess ini tentu sangatlah menguntungkan bagi banyak pihak, contohnya
seperti salah satunya para distributor (Mitra) yang ingi bebas dalam menentukan
waktu dalam bekerja. Multi Level
Marketing merupakan kreasi dan inovasi marketing yang melibatkan masyarakat
konsumen dalam kegiatan usaha pemasaran dengan tujuan agar masyarakat konsumen
bukan hanya dapat menikmati manfaat produk saja tetapi juga dapat menikmati
finansial dalam bentuk insentif[3],
yang ditawarkan biasanya seperti pasif
income.
MLM merupakan strategi marketing secara bertingkat atau berjenjang yang tentunya mengandung
unsur positif, tetapi harus diisi dengan nilai Islam atau sistemnya sesuai
dengan syari’ah.
Selain bisnis, MLM juga dipandang
sebagai ajang atau sarana untuk
memperkuat tali silaturrahmi, dakwah serta pembelajaran. Dan itu
diperbolehkan islam seperti yang dikatakan oleh ulama indonesia (
Kuswara:2005) KH. Abdullah Gymastiar
mengemukakan;
Alat ukur
keuntungan dalam berbisnis itu ada lima pertama , keuntungan dalam
berbisnis.kedua,membangun nama baik. ketiga, keuntungan menambah ilmu,
pengalaman dan wawasan. Keempat, membangun tai silaturrahmi dan yang kelima,
tidak hanya mendapatkan manfaatnya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang
lain[4].
Ekonomi dan bisnis syariah telah diakui
kebenarannya sebagai alternatif menggantikan sistem ekonomi sosialis dan
kapitalis. Seiring dengan perkembangan didunia perbankan syariah dan lembaga
keuangan sariah lainnya menuntut
perkembangan inovasi dalam bisnis syariahpun terus bermunculan dan salah
satunya MLM syariah.
Menurut Muhammad Hidayat salah seorang
anggota DSN ( Dewan Syariah Nasional )
mengungkapkan;
Perkembangan
MLM syariah memang baru di indonesia, selain baru MLM berjumlah menjadi
pencarian tetap melainkan musiman, karena itu , perkembangannya begitu lambat,
dan minimnya kekuatan modal, profersionalisme , sistem kondisi yang tidak jelas
dan etika bisnis yang kurang sehingga ini menjadi pekerjaan rumah DSN dan
pemerintah untuk mengembangkannya bisnis MLM. Meski begitu kami tetap optimis ,melalui dorongan dan
sosialisasi, seperti pemantapan
sertifikasi dan mengusulkan adanya peraturan resmi dari pemerintah terkait
bisnis MM dengan begitu bisnis MLM dapat menyumbangkan kesejahteraan umat[5].
para ulama berpendapat dalam kaedah fiqh yang
memiliki arti “segala hukum dalam muamalah adalah boleh kecuali ada dalil yang
melarangnya”[6].
Dalam menjalankan bisnis kita tidak harus memiliki bisnis yang ada pada Zaman
Rasulullah SAW, tetapi sesuai perkembangan zaman tentulah kita harus
mengkreasikan bisnis-bisnis baru seperti MLM. Bisnis dalam islam pada dasarnya
termasuk kategori muamalat yang pada asalnya adalah boleh dalam kaedah fikih
diatas[7] , Islam
memiliki prinsip tentang pengembangan sistem bisnis yaitu harus terbebas dari
usur MAGHRIB ( Maysir, Aniaya, Garar, Haram, Riba, Ihtikar, Bathil )[8]
jika ingin mengembangkan bisnis MLM, maka ia
harus terbebas dari tujuh unsur diatas. Pada prinsipnya suatu usaha MLM
halal atau haramnya, tidak bisa dipukul rata tidak ditentukan oleh masuk
tidaknya dalam keanggotaan APLI , tidak dapat dimonopoli oleh pengakuan sepihak
sebagai perusahaan MLM Syariah atau konvensional, melainkan tergantung sejauhmana usaha ini mempraktikan bisnisnya
dilapangan lalu dikaji dengan syariah atau tidak[9].
MLM merupakan kegiatan ekonomi bisnis yang
telah berkembang diindonesia sejak tahun 1992. berdasarkan catatan DSN pada
tahun 2007 jumlah MLM yang berkembang di indonesia mencapai 400 MLM dan sejak tahun 2011 MLM meningkat
sebanyak 650 MLM dan sayangnya dari 650
MLM hanya ada 65 MLM yang menjadi anggota APLI ( Asosiasi Penjualan Langsung
Indonesia)[10].
Dan sementara itu MLM yang lulus pada
sertifikasi syariah baru 5 MLM yaitu salah satunya PT.K-Link Indonesia.
Charles- Albert Poissant dalam bukunya “ Rahasia Sukses keberhasilan 10 Jutawan
Terkemuka Dunia” memberikan kesimpulan bahwa untuk menjadi seperti para jutawan
terkemuka kita harus mengembangkan jaringan karena akan membantu kita menaiki
jenjang sukses jauh lebih cepat dari yang pernah kita bayangkan[11]. Jadi apa salahnya kita mencoba di bisnis MLM
ini ????
Sering kita dengar kalimat “kita ini hidup di
era informasi bukan lagi industri” , dunia bisnis tentu lah sangat lekat dengan
yang namanya informasi karena informasi merupakan sarana untuk kita dapat
mengembangkan suatu bisnis. Dalam era
informasi kita ditutut untuk menguasai ilmu pengetahuan agar kita dapat
menguasai perkembangan perkembangan
yang ada di khususnya dunia ekonomi bisnis. MLM salah satunya merupakan praktik
perekonomian bisnis yang sangat berkembang pesat pada saat ini. tetapi masih
saja banyak orang indonesia dan khususnya mahasiswa – mahasiwi yang berstudi
pada program ekonomi syariah di STAIN Palangkaraya banyak tidak memahami bahkan
sangat buta dengan bisnis ekonomi yang
sedang menjamur ini, sehingga saat memperkenalkan pada mereka menimbulkan
problem karena mereka belum mengetahui apa itu MLM.
Dan
Ada baiknya jika bisnis franchise ( waralaba ) dan khususnya Multi Level Marketing (MLM) diajarkan
secara detail untuk pemahaman mahasiswa khususnya program studi ekonomi syariah
ini agar mereka dapat menerima informasi dan inovasi – inovasi baru dalam dunia bisnis sekarang ini, karena
mahasiswa – mahasiswi khususnya ekonomi syariah merupakan orang- orang yang
mampu berkreasi dan inovatif dan mampu merevolusi kegiatan perekonomian
indonesia menjadi lebih maju dan lebih baik.
Berangkat
dari masalah diatas penulis tertarik untuk menelitinya yang berjudul “ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA EKONOMI
SYARIAH MENGENAI MULTI LEVEL MARKETING (MLM)
BERBASIS SYARIAH”
B.
Rumusan
Masalah
1. Bagaimana
pemahaman mahasiswa ekonomi syariah mengenai Multi Level Marketing syariah?
2. Faktor
apasaja yang menghambat mahasiswa bergabung pada Multi Level Marketing syariah
?
C.
Tujuan
Penulisan
Berdasarkan
rumusan masalah tersebut diatas, tujuan yang ingin dicapai peneliti adalah :
1. Untuk
mengetahui pemahaman mahasiswa khususnya program studi ekonomi syariah mengenai
sistem ekonomi yang relativ baru di indonesia ini yaitu MLM yang berbasis syariah.
2. Untuk
mengetahui faktor yang menghambat mahasiswa untuk bergabung di MLM syariah.
D.
Kegunaan
Penulisan
Kegunaan
dari penelitian ini diharapkan nantinya dapat berguna untuk:
1. Kegunaan
Teoritis
a. Sebagai
salah satu upaya penulis dalam mengembangan wawasan berfikir bagi peneliti
dalam bidang keilmuan khusus dibidang sistem ekonomi.
b. Sebagai
acuan peneliti dalam melakukan penelitian terkait dalam masalah pemahaman
mengenai MLM syariah.
c. Sebagai
acuan peneliti dalam melakukan penelitian terkait dalam kemurnian kesyariahan
nya PT. K-Link Indonesia.
2. Kegunaan
praktis
a. Mengubah
pola – pikir negatif pembaca mengenai Multi Level Marketing
b. Pembaca
dapat membedakan antara Multi Level Marketing
, arisan berantai dan Money game
c. Agar
pembaca mengetahui nilai tersembunyi dalam bisnis Multi Level Marketing.
E.
Sistematika
Pembahasan
Sistematika
Pembahasan dalam penelitian ini dibagi sebagi berikut:
BAB I . PENDAHULUAN
, berisikan Latar Belakang , Rumusan Masalah , Tujuan Penulisan , Kegunaan
Penulisan , Sistematika Pembahasan, Lokasi Penelitian.
BAB II . PEMBAHASAN
, berisikan Tinjauan Pustaka , Deskripsi Teoritik, Kerangka Teori dan
Pertanyaan Penelitian.
BAB III . METODOOGI
PENELITIAN , berisikan Waktu dan Tempat ,
Pendekatan Subjek Penelitian , Teknik Pengumpulan Data, Pengabsahan Data ,
Teknik Analisis Data.
F.
Lokasi
Penelitian
Lokasi penelitian yang pertama, pada
kampus STAIN Palangkaraya khususnya di ruang kelas program studi Ekonomi
Syariah di jalan G.Obos komplek Islamic Center Palangkaraya ( Kalimantan
Tengah). Lokasi penelitian yang kedua, pada stokis PT. K-Link indonesia cabang
Palangkaraya jalan Sangga Buana II Palangkaraya ( Kalimantn Tengah).
BAB
II
KAJIAN
PUSTAKA
A.
Tinjauan
Pustaka
Pada
penelitian sebelumnya penulis tidak menemukan judul yang sama atau terkait
dengan penelitian yang akan penulis lakukan.
B.
Deskripsi
Teoritik
1. Pengenalan
Dasar mengenai Multi Level Marketing
a. Definisi
Multi Level Marketing
Multi Level Marketing
atau biasa disingkat MLM merupakan tiga rangkaian kata yang mempunyai kesatuan
arti dan pengertian. Secara harfiah
kata “ Multi “ dapat diartikan” Banyak” , “ Level” sama dengan “ Berjenjang “ atau , “ tingkat”
, sedangkan
“Marketing” sama dengan “
Pemasaran” . jadi Multi Level Marketing adalah pemasaran yang
(banyak) berjenjang. Karena dari anggota bisnis ini semakin banyak sehingga
menjadi sebuah jaringan kerja maka MLM disebut juga network marketing. Dengan kata lain, Network Marketing, yaitu sistem pemasaran menggunakan jaringan[12].
b. Sejarah
Multi Level Marketing
c. Kelebihan
dan Kekurangan Bisnis Multi Level Marketing
d. Multi
Level Marketing menurut Undang- Undang
e. Perbedaan
dasar mengenai Multi Level Marketing, arisan Berantai dan Money Game.
2. Pengenalan
Multi Level Marketing Syariah
a. Definisi
Multi Level Marketing Syariah
b. Perbedaan
Multi Level Marketing Syariah dan Multi Level Marketing Konvensional
c. Landasan
pengelolaan Bisnis Multi Level Syariah
d. Kriteria
MLM syariah
e. Fatwa MUI mengenai MLM syariah
f. Profil
PT. K- Link Indonesia usaha MLM syariah
3. Pengenalan
Program Studi Ekonomi Syariah
a. Ekonomi
syariah
b. Program
studi ekonomi syariah
4. Pemahaman
mahasiswa(i) program studi ekonomi syariah mengenai MLM syariah.
I. CHAPTER
FOREWORD
A.
Background
Economics that is at Indonesia be in formative
phase. And it all doesn't escape instead of role wirausaha that continually
gets innovation to develop its effort. For it to need fixs a part particular so
can amends with every consideration. Shall be admitted that one of business
phenomenon that really quick its growth in this decade is ala business franchise
( franchise) and Multi is Marketing's Level (MLM) both of business it grows up is not
terminological line account but line ala measure so get mengaahkan direct
appointment among grocer – buyer. Special for system Multi is Marketing's
Level this constitute relative
system new and Terminological Robert T. Kiyosaki there is three that trick we
have business system which is:
First , instituting alone firm with capital> 1 M. both of ,buying franchise with capital>100
million. Third , have alone
franchise / MLM with capital more or less 75.000.
So pleases to be chosen by business gets big capital
or business on a shoestring? All system of course it have jeopardy as
proverbial as business which say “ high risk, high return “ one business with huge jeopardy whereas
resikonnya is possible little little gain but if wants to have business with
capital little one and MLM'S extraordinary gain its answer.
With
small capital with tremendous production gets to put to sleep society for
according and conjoined on this business besides product really needed and also
income which admirably. so gets to pull society yen. On year 2009 at least
available 8 million active the interesting residents at deep industrial MLM.
emergence trend product marketing strategy via MLM'S system at buisniess
is global this obviously transcendent advantages to there are many party,
its example as one of its distributors (Partner) one that ingi frees in
determine time in working. Multi is
Marketing's Level constituting
kreasi and marketing's innovation that involve consumer society in marketing
business activity with intent that consumer society is not just get to enjoy
product benefit just but can also enjoy financial deep shaped incentive, one
that is on the market usually as income's passive.
MLM constitutes strategy marketing high-rise ala or gets of course ladder it
contains positive element, but has to be filled by Islam or system point it
corresponds to syari ’ ah.
Besides
business, MLM also being viewed as by arena or medium to strengthen
silaturrahmi's string, mission and learning. And it was let by islam the way
said by ulama indonesian( kuswara:2005)
KH. Abdullah Gymastiar interposes;
Gain measuring
instrument in gets that business available five first, gain in
berbisnis.kedua,building repute. third, gain adds knowledge, experience and
knowledge. Fourth, building tai silaturrahmi and one to five, not only get its
benefit for thyself but also for others.
syariah's
economy and business was admitted its truth alternatively replace socialist
economic system and capitalist. Along with developing universalized by
syariah's banking and sariah's financial institution another strove for
innovation developing in carries on business syariahpun continually bermunculan
and one of it MLM Syariah.
According
to Muhammad Hidayat incorrectly a DSN'S member( Board of Syariah National) reveal;
MLM Syariah's
developing really new at Indonesia, besides new MLM total becomes regular
search but seasonally, in consequence, its developing so slowing, and its minim
tries a fall capital, profersionalisme, woolly condition system and business
manner that insufficiently so it becomes DSN'S homework and government to
develop it MLM'S business. Even just after our constant optimistic,via push and
socialization, as stabilization of certification and proposing marks sense
official regulation of commanding bound up MM's business with so business MLM
that menyumbangkan can people welfare.
ulama opines in kaedah fiqh who have mean “
all law in muamalah is may except available theorem that prohibits it ”. In
carry on our business shan't have aught business on Rasulullah SAW's Epoch, but
accords epoch developing of course we that mengkreasikan shall new businesses
as MLM. Business in islamic basically comprises muamalat's category that on its
origin is may in kaedah fikih upon, Islam has principle about business system
development which is have most free of usur MAGHRIB( Maysir, Maul, Garar,
Bastard, Lap, Ihtikar, Bathil) if wants to develop MLM'S business, therefore it
shall most free of element sevens upon. Thus principally a MLM'S effort kosher
or its bastard, can't be hit rolled out doesn't be determined by input is not
it is deep APLI'S membership, can't be monopolized by unilateral confession as
corporate as MLM Syariah or conventional, but depends sejauhmana this effort
mempraktikan its business at field then assessed by syariah or not.
MLM
constitutes economy activity carry on business already amends at indonesian
since year 1992. base DSN'S note on year 2007 total MLM that effloresce at
Indonesia reaches 400 MLM and since year 2011 MLM increases as much 650 MLM and
unhappily of 650 MLM there's only 65 MLM that becomes APLI'S member( Indonesian
Direct Selling association). And
graduate MLM meanwhile on syariah's certification new 5 MLM which is one of its
PT.K Link Indonesian.
Charles
Albert Poissant in its book “ successes Successful Secret 10 ” World foremost
Millionaire give that conclusion to become like millionaires our notable shall
develop network because will help us go up success ladder go away faster of one
have once we imagine. So what our false
try at this MLM'S business????
Often we hear sentence our “ it lives at
information era is not again industry ”, business world of course so coherence
with what does its name information because information constitute medium for
we gets to develop a business. In our information era ditutut to gain control
that scholarship we can gain control developing those are at in particular
economy the world carry on business. MLM one of it constitutes praktik
economics carries on business that so quick amends for the moment. but is still
even a lot of indonesian people and in particular college student – mahasiwi
that berstudi on programs syariah's economy at STAIN Palangkaraya there are
many doesn't understand even so sightless with economic business that
mushrooming it, so while introduce on them evoke problem because they have
known what it MLM.
And
There Is it is better if carries on business franchise ( franchise) and in particular Multi is
Marketing's Level (MLM) taught by
detail's ala to college student grasp in particular program studi this
syariah's economy that they can accept information and innovation – new
innovation in business world now, since college student – coed in particular
economy syariah constitutes men who that berkreasi can and innovative and can
revolutionize indonesian economics activity as more ahead and better.
Departed
of problem upon writer most draw for analyzes it who gets title “ ANALISIS
IS ECONOMIC COLLEGE STUDENT GRASP SYARIAH HITS MULTI MARKETING'S LEVEL (MLM)
GET SYARIAH'S BASIS ”
B.
Problem
formula
1. How is economic college student grasp syariah hits
Multi Marketing Syariah's Level?
2. apasaja's factor that constrain conjoined college
student on Multi Marketing Syariah's Level?
C.
To the
effect Writing
Base aforesaid
problem formula, to the effect that wants to be reached by researcher is:
1. To know college student grasp in particular program
studi syariah's economy hit economic system that relativ new at this Indonesia
which is MLM what does get syariah's basis.
2. To know factor that constrain college student for
conjoined at MLM Syariah.
D.
Inscriptive
utility
Utility of this
research is expected its following gets beneficent for:
1. Theoretical utility
a. As one of writer effort in mengembangan knowledge
bethinks to divide researcher in special scholarly area at economic system
area.
b. As referenced as researcher in do research concerning
in trouble grasp hits MLM Syariah.
c. As referenced as researcher in do research concerning
deep kesyariahannya PT's purity. K Link Indonesian.
2. Practical utility
a. Changing pattern – thoughts reader negative hit Multi
Marketing's Level
b. Reader can differentiate among Multi Marketing's
Level, arisan berantai and Money is game
c. That reader knows to assess cover-up in carries on
business Multi Marketing's Level.
E.
Sistematika
is Study
Sistematika is
Study in observational it is divided one for following:
I. CHAPTER.
FOREWORD , Background comprising, Problem formula, To
the effect Writing, Inscriptive utility, Sistematika is Study, Observational
location.
CHAPTER II..
STUDY , comprising Reviews Library, Teoritik's
description, Cognitive framework and Research question.
III. CHAPTER.
METODOOGI IS RESEARCH , Time and Place comprising, Subjek's
approaching Research, Data Collecting tech, Data approval, Analisis's tech
Data.
F.
Observational
location
Observational
location is first, on STAIN Palangkaraya's campus in particular at room brazes
studi's program Syariah's Economy at clears a root G.Obos Komplek Islamic
Center Palangkaraya( Kalimantan Intermediates). Observational location
secondly, on stokis PT. K Link branch indonesian Palangkaraya clears a root To
Absorb Nature II. Palangkaraya( Kalimantn Intermediates).
CHAPTER II.
LIBRARY STUDY
A.
Review
Library
On
writers previous research not find same title or bound up with research who
will writer do.
B.
Teoritik's
description
1. Recognition Basing to hit Multi is Marketing's
Level
a. Definition Multi is Marketing's Level
Multi is
Marketing's Level or ordinary was abbreviated BY MLM constitutes
three series say that have mean and savvy unity. Ala literal say “ Multi “ used to mean ” A Lot Of ”, “ Level ” equal to “ gets ladder “ or, “ zoom ”,
meanwhile
“ Marketing
” equal to “ Marketing ”. so Multi is Level Marketing are marketing that (a
lot of) get ladder. For from this business member more and more so as one job
network therefore MLM is called also network marketing . In other
words, Network Marketing, which is marketing system utilizes
network.
b. History Multi is Marketing's Level
c. Excess and lack for Business Multi Marketing's Level
d. Multi is Marketing's Level statutory
e. The difference basic hits Multi Marketing's Level,
arisan berantai and Money is Game.
2. Multi's recognition Marketing Syariah's Level
a. Multi's definition Marketing Syariah's Level
b. The difference Multi Marketing Syariah's Level and
Multi Is Marketing's Level Conventional
c. Basis for Multi's Business management Syariah's Level
d. MLM Syariah's criterion
e. MUI'S advice hits MLM Syariah
f. PT's profile. K Link effort Indonesian MLM Syariah
3. Recognition Programs Studi Syariah's Economy
a. syariah's economy
b. studi's program syariah's economy
College student grasp (i. ) studi's program syariah's
economy hits MLM Syariah.
[1] Mengenal MLM syariah, kuswara,
QultumMedia;Depok;2005,h;V
[3]
http;//uswahislam.blogspot.com/2013/02/mlm-menurut-syariah-islam.html diaskes 6
maret 2013
[4] Mengenal MLM syariah,
kuswara, QultumMedia;Depok;2005,h;4
[5] http// www.republika.co.id/berita/republika-tv/ummat/10/06/23/12184-ini-dia-multi-level-marketing-mlm- berbasis-syariah
[6] Mengenal MLM syariah,
kuswara, QultumMedia;Depok;2005,h;4
[7] ibid
[8] Ibid
[9] Mengenal MLM syariah, kuswara,
QultumMedia;Depok;2005,h;vi
[10] http// www.republika.co.id/berita/republika-tv/ummat/10/06/23/12184-ini-dia-multi-level-marketing-mlm- berbasis-syariah
[11] Mengenal MLM syariah,
kuswara, QultumMedia;Depok;2005,h;3
[12] Abdul Aziz , M, Ag,
Kapita selekta Ekonomi islam kontemporer, Alfabeta; 2010, h124
Tidak ada komentar:
Posting Komentar