Jumat, 26 April 2013



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
 Perekonomian yang ada di Indonesia sedang dalam fase perkembangan. Dan itu semua tidak terlepas dari pada peran para wirausaha yang terus berinovasi mengembangkan usahanya. Untuk itu perlu memperbaiki bagian tertentu sehingga bisa berkembang dengan baik. Harus diakui bahwa salah satu fenomena bisnis yang sangat pesat pertumbuhannya dalam dasawarsa ini adalah bisnis secara franchise ( waralaba ) dan Multi Level Marketing (MLM) kedua bisnis ini tumbuh bukan menurut deret hitung tetapi secara deret ukur sehingga dapat mengaahkan pertemuan langsung antara penjual – pembeli[1]. Khusus untuk sistem Multi Level Marketing ini merupakan sistem yang relatif  baru dan Menurut  Robert T. Kiyosaki ada tiga cara agar kita memiliki sistem bisnis yaitu :
Pertama, mendirikan perusahaan sendiri dengan modal> 1 M. kedua ,membeli waralaba dengan modal>100 juta. Ketiga, memiliki sendiri waralaba/  MLM dengan modal kurang lebih 75.000 .
Jadi silahkan dipilih bisnis bermodal besar atau bisnis bermodal kecil? Semua sistem tentunya memiliki resiko seperti  pepatah bisnis yang mengatakan “ high risk , high return “ sebuah bisnis dengan resiko sangat besar sedangkan resikonnya kecil kemungkinan keuntungan kecil  tetapi jika ingin memiliki bisnis dengan modal yang kecil dan keuntungan luar biasa MLM jawabannya.

Dengan modal kecil dengan penghasilan luar biasa dapat membius masyarakat untuk turut serta bergabung pada bisnis ini selain produk memang dibutuhkan dan juga  pendapatan yang luar biasa. sehingga dapat menarik minat masyarakat. Pada tahun 2009 setidaknya terdapat 8 juta penduduk yang terlibat aktif didalam industri MLM [2]. kemunculan trend strategi pemasaran produk melalui sistem MLM di global buisniess ini tentu sangatlah menguntungkan bagi banyak pihak, contohnya seperti salah satunya para distributor (Mitra) yang ingi bebas dalam menentukan waktu dalam bekerja. Multi Level Marketing merupakan kreasi dan inovasi marketing yang melibatkan masyarakat konsumen dalam kegiatan usaha pemasaran dengan tujuan agar masyarakat konsumen bukan hanya dapat menikmati manfaat produk saja tetapi juga dapat menikmati finansial dalam bentuk insentif[3], yang ditawarkan biasanya seperti pasif income.
 MLM merupakan strategi marketing secara bertingkat atau berjenjang yang tentunya mengandung unsur positif, tetapi harus diisi dengan nilai Islam atau sistemnya sesuai dengan syari’ah.
Selain bisnis, MLM juga dipandang sebagai ajang atau sarana untuk  memperkuat tali silaturrahmi, dakwah serta pembelajaran. Dan itu diperbolehkan islam seperti yang dikatakan oleh ulama indonesia ( Kuswara:2005)  KH. Abdullah Gymastiar mengemukakan;
Alat ukur keuntungan dalam berbisnis itu ada lima pertama , keuntungan dalam berbisnis.kedua,membangun nama baik. ketiga, keuntungan menambah ilmu, pengalaman dan wawasan. Keempat, membangun tai silaturrahmi dan yang kelima, tidak hanya mendapatkan manfaatnya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain[4].

Ekonomi dan bisnis syariah telah diakui kebenarannya sebagai alternatif menggantikan sistem ekonomi sosialis dan kapitalis. Seiring dengan perkembangan didunia perbankan syariah dan lembaga keuangan sariah lainnya  menuntut perkembangan inovasi dalam bisnis syariahpun terus bermunculan dan salah satunya MLM syariah.  



Menurut Muhammad Hidayat salah seorang anggota DSN ( Dewan Syariah Nasional )  mengungkapkan;
Perkembangan MLM syariah memang baru di indonesia, selain baru MLM berjumlah menjadi pencarian tetap melainkan musiman, karena itu , perkembangannya begitu lambat, dan minimnya kekuatan modal, profersionalisme , sistem kondisi yang tidak jelas dan etika bisnis yang kurang sehingga ini menjadi pekerjaan rumah DSN dan pemerintah untuk mengembangkannya bisnis MLM. Meski begitu  kami tetap optimis ,melalui dorongan dan sosialisasi, seperti  pemantapan sertifikasi dan mengusulkan adanya peraturan resmi dari pemerintah terkait bisnis MM dengan begitu bisnis MLM dapat menyumbangkan kesejahteraan umat[5].
 para ulama berpendapat dalam kaedah fiqh yang memiliki arti “segala hukum dalam muamalah adalah boleh kecuali ada dalil yang melarangnya”[6]. Dalam menjalankan bisnis kita tidak harus memiliki bisnis yang ada pada Zaman Rasulullah SAW, tetapi sesuai perkembangan zaman tentulah kita harus mengkreasikan bisnis-bisnis baru seperti MLM. Bisnis dalam islam pada dasarnya termasuk kategori muamalat yang pada asalnya adalah boleh dalam kaedah fikih diatas[7] , Islam memiliki prinsip tentang pengembangan sistem bisnis yaitu harus terbebas dari usur MAGHRIB ( Maysir, Aniaya, Garar, Haram, Riba, Ihtikar, Bathil )[8] jika ingin mengembangkan bisnis MLM, maka ia  harus terbebas dari tujuh unsur diatas. Pada prinsipnya suatu usaha MLM halal atau haramnya, tidak bisa dipukul rata tidak ditentukan oleh masuk tidaknya dalam keanggotaan APLI , tidak dapat dimonopoli oleh pengakuan sepihak sebagai perusahaan MLM Syariah atau konvensional, melainkan tergantung  sejauhmana usaha ini mempraktikan bisnisnya dilapangan lalu dikaji dengan syariah atau tidak[9].
MLM merupakan kegiatan ekonomi bisnis yang telah berkembang diindonesia sejak tahun 1992. berdasarkan catatan DSN pada tahun 2007 jumlah MLM yang berkembang di indonesia mencapai  400 MLM dan sejak tahun 2011 MLM meningkat sebanyak 650 MLM dan  sayangnya dari 650 MLM hanya ada 65 MLM yang menjadi anggota APLI ( Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia)[10].  Dan sementara itu MLM yang lulus pada sertifikasi syariah baru 5 MLM yaitu salah satunya PT.K-Link Indonesia.
Charles- Albert Poissant dalam bukunya  “ Rahasia Sukses keberhasilan 10 Jutawan Terkemuka Dunia” memberikan kesimpulan bahwa untuk menjadi seperti para jutawan terkemuka kita harus mengembangkan jaringan karena akan membantu kita menaiki jenjang sukses jauh lebih cepat dari yang pernah kita bayangkan[11].  Jadi apa salahnya kita mencoba di bisnis MLM ini ????
 Sering kita dengar kalimat “kita ini hidup di era informasi bukan lagi industri” , dunia bisnis tentu lah sangat lekat dengan yang namanya informasi karena informasi merupakan sarana untuk kita dapat mengembangkan suatu bisnis. Dalam era  informasi kita ditutut untuk menguasai ilmu pengetahuan agar kita dapat menguasai   perkembangan perkembangan yang ada di khususnya dunia ekonomi bisnis. MLM salah satunya merupakan praktik perekonomian bisnis yang sangat berkembang pesat pada saat ini. tetapi masih saja banyak orang indonesia dan khususnya mahasiswa – mahasiwi yang berstudi pada program ekonomi syariah di STAIN Palangkaraya banyak tidak memahami bahkan sangat buta dengan  bisnis ekonomi yang sedang menjamur ini, sehingga saat memperkenalkan pada mereka menimbulkan problem karena mereka belum mengetahui apa itu MLM.
Dan  Ada baiknya jika  bisnis franchise ( waralaba ) dan khususnya Multi Level Marketing (MLM) diajarkan secara detail untuk pemahaman mahasiswa khususnya program studi ekonomi syariah ini  agar mereka dapat menerima  informasi dan inovasi – inovasi baru  dalam dunia bisnis sekarang ini, karena mahasiswa – mahasiswi khususnya ekonomi syariah merupakan orang- orang yang mampu berkreasi dan inovatif dan mampu merevolusi kegiatan perekonomian indonesia menjadi lebih maju dan lebih baik.
Berangkat dari masalah diatas penulis tertarik untuk menelitinya yang berjudul “ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA EKONOMI SYARIAH MENGENAI MULTI LEVEL  MARKETING (MLM) BERBASIS SYARIAH”
B.     Rumusan Masalah

1.      Bagaimana pemahaman mahasiswa ekonomi syariah mengenai Multi Level Marketing syariah?
2.      Faktor apasaja yang menghambat mahasiswa bergabung pada Multi Level Marketing syariah ?
C.    Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah tersebut diatas, tujuan yang ingin dicapai peneliti adalah :
1.      Untuk mengetahui pemahaman mahasiswa khususnya program studi ekonomi syariah mengenai sistem ekonomi yang relativ baru di indonesia ini yaitu  MLM yang berbasis syariah.
2.      Untuk mengetahui faktor yang menghambat mahasiswa untuk bergabung di MLM syariah.




D.    Kegunaan Penulisan
Kegunaan dari penelitian ini diharapkan nantinya dapat berguna untuk:
1.      Kegunaan Teoritis
a.       Sebagai salah satu upaya penulis dalam mengembangan wawasan berfikir bagi peneliti dalam bidang keilmuan khusus dibidang sistem ekonomi.
b.      Sebagai acuan peneliti dalam melakukan penelitian terkait dalam masalah pemahaman mengenai MLM syariah.
c.       Sebagai acuan peneliti dalam melakukan penelitian terkait dalam kemurnian kesyariahan nya PT. K-Link Indonesia.
2.      Kegunaan praktis
a.       Mengubah pola – pikir negatif pembaca mengenai Multi Level Marketing
b.      Pembaca dapat membedakan antara Multi Level Marketing  , arisan berantai dan Money game
c.       Agar pembaca mengetahui nilai tersembunyi dalam bisnis Multi Level Marketing.
E.     Sistematika Pembahasan
Sistematika Pembahasan dalam penelitian ini dibagi sebagi berikut:
BAB I . PENDAHULUAN , berisikan Latar Belakang , Rumusan Masalah , Tujuan Penulisan , Kegunaan Penulisan , Sistematika Pembahasan, Lokasi Penelitian.
BAB II . PEMBAHASAN , berisikan Tinjauan Pustaka , Deskripsi Teoritik, Kerangka Teori dan Pertanyaan Penelitian.
BAB III . METODOOGI PENELITIAN , berisikan Waktu dan Tempat , Pendekatan Subjek Penelitian , Teknik Pengumpulan Data, Pengabsahan Data , Teknik Analisis Data.
F.     Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian yang pertama, pada kampus STAIN Palangkaraya khususnya di ruang kelas program studi Ekonomi Syariah di jalan G.Obos komplek Islamic Center Palangkaraya ( Kalimantan Tengah). Lokasi penelitian yang kedua, pada stokis PT. K-Link indonesia cabang Palangkaraya jalan Sangga Buana II Palangkaraya ( Kalimantn Tengah).















BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A.    Tinjauan Pustaka
Pada penelitian sebelumnya penulis tidak menemukan judul yang sama atau terkait dengan penelitian yang akan penulis lakukan.
B.     Deskripsi Teoritik
1.      Pengenalan Dasar mengenai Multi Level Marketing
a.       Definisi Multi Level Marketing
Multi Level Marketing atau biasa disingkat MLM merupakan tiga rangkaian kata yang mempunyai kesatuan arti dan pengertian. Secara harfiah kata “ Multi “ dapat diartikan” Banyak” , “ Level  sama dengan “ Berjenjang “ atau , “ tingkat” , sedangkan
Marketing” sama dengan “ Pemasaran” . jadi Multi Level Marketing adalah pemasaran yang (banyak) berjenjang. Karena dari anggota bisnis ini semakin banyak sehingga menjadi sebuah jaringan kerja maka MLM disebut juga network marketing. Dengan kata lain, Network Marketing, yaitu sistem pemasaran menggunakan jaringan[12].

b.      Sejarah Multi Level Marketing
c.       Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Multi Level Marketing
d.      Multi Level Marketing menurut Undang- Undang
e.       Perbedaan dasar mengenai Multi Level Marketing, arisan Berantai dan Money Game.
2.      Pengenalan Multi Level Marketing Syariah
a.       Definisi Multi Level Marketing Syariah
b.      Perbedaan Multi Level Marketing Syariah dan Multi Level Marketing Konvensional
c.       Landasan pengelolaan Bisnis Multi Level Syariah
d.      Kriteria MLM syariah
e.       Fatwa  MUI mengenai MLM syariah
f.       Profil PT. K- Link Indonesia usaha MLM syariah
3.      Pengenalan Program Studi Ekonomi Syariah
a.       Ekonomi syariah
b.      Program studi ekonomi syariah
4.      Pemahaman mahasiswa(i) program studi ekonomi syariah mengenai MLM syariah.










I. CHAPTER
FOREWORD
A.    Background
 Economics that is at Indonesia be in formative phase. And it all doesn't escape instead of role wirausaha that continually gets innovation to develop its effort. For it to need fixs a part particular so can amends with every consideration. Shall be admitted that one of business phenomenon that really quick its growth in this decade is ala business franchise ( franchise) and Multi is Marketing's Level  (MLM) both of business it grows up is not terminological line account but line ala measure so get mengaahkan direct appointment among grocer – buyer. Special for system Multi is Marketing's Level  this constitute relative system new and Terminological Robert T. Kiyosaki there is three that trick we have business system which is: 
First , instituting alone firm with capital> 1 M. both of  ,buying franchise with capital>100 million.  Third , have alone franchise / MLM with capital more or less 75.000.
So pleases to be chosen by business gets big capital or business on a shoestring? All system of course it have jeopardy as proverbial as business which say “ high risk, high return  “ one business with huge jeopardy whereas resikonnya is possible little little gain but if wants to have business with capital little one and MLM'S extraordinary gain its answer. 

With small capital with tremendous production gets to put to sleep society for according and conjoined on this business besides product really needed and also income which admirably. so gets to pull society yen. On year 2009 at least available 8 million active the interesting residents at deep industrial MLM. emergence trend product marketing strategy via MLM'S system at buisniess is global this obviously transcendent advantages to there are many party, its example as one of its distributors (Partner) one that ingi frees in determine time in working.  Multi is Marketing's Level  constituting kreasi and marketing's innovation that involve consumer society in marketing business activity with intent that consumer society is not just get to enjoy product benefit just but can also enjoy financial deep shaped incentive, one that is on the market usually as income's passive.
 MLM constitutes strategy marketing  high-rise ala or gets of course ladder it contains positive element, but has to be filled by Islam or system point it corresponds to syari ’ ah. 
Besides business, MLM also being viewed as by arena or medium to strengthen silaturrahmi's string, mission and learning. And it was let by islam the way said by ulama indonesian( kuswara:2005)  KH. Abdullah Gymastiar interposes; 
Gain measuring instrument in gets that business available five first, gain in berbisnis.kedua,building repute. third, gain adds knowledge, experience and knowledge. Fourth, building tai silaturrahmi and one to five, not only get its benefit for thyself but also for others.

syariah's economy and business was admitted its truth alternatively replace socialist economic system and capitalist. Along with developing universalized by syariah's banking and sariah's financial institution another strove for innovation developing in carries on business syariahpun continually bermunculan and one of it MLM Syariah.  



According to Muhammad Hidayat incorrectly a DSN'S member( Board of Syariah National)  reveal;
MLM Syariah's developing really new at Indonesia, besides new MLM total becomes regular search but seasonally, in consequence, its developing so slowing, and its minim tries a fall capital, profersionalisme, woolly condition system and business manner that insufficiently so it becomes DSN'S homework and government to develop it MLM'S business. Even just after our constant optimistic,via push and socialization, as stabilization of certification and proposing marks sense official regulation of commanding bound up MM's business with so business MLM that menyumbangkan can people welfare.
 ulama opines in kaedah fiqh who have mean “ all law in muamalah is may except available theorem that prohibits it ”. In carry on our business shan't have aught business on Rasulullah SAW's Epoch, but accords epoch developing of course we that mengkreasikan shall new businesses as MLM. Business in islamic basically comprises muamalat's category that on its origin is may in kaedah fikih upon, Islam has principle about business system development which is have most free of usur MAGHRIB( Maysir, Maul, Garar, Bastard, Lap, Ihtikar, Bathil) if wants to develop MLM'S business, therefore it shall most free of element sevens upon. Thus principally a MLM'S effort kosher or its bastard, can't be hit rolled out doesn't be determined by input is not it is deep APLI'S membership, can't be monopolized by unilateral confession as corporate as MLM Syariah or conventional, but depends sejauhmana this effort mempraktikan its business at field then assessed by syariah or not.
MLM constitutes economy activity carry on business already amends at indonesian since year 1992. base DSN'S note on year 2007 total MLM that effloresce at Indonesia reaches 400 MLM and since year 2011 MLM increases as much 650 MLM and unhappily of 650 MLM there's only 65 MLM that becomes APLI'S member( Indonesian Direct Selling association).  And graduate MLM meanwhile on syariah's certification new 5 MLM which is one of its PT.K Link Indonesian.
Charles Albert Poissant in its book “ successes Successful Secret 10 ” World foremost Millionaire give that conclusion to become like millionaires our notable shall develop network because will help us go up success ladder go away faster of one have once we imagine.  So what our false try at this MLM'S business????
 Often we hear sentence our “ it lives at information era is not again industry ”, business world of course so coherence with what does its name information because information constitute medium for we gets to develop a business. In our information era ditutut to gain control that scholarship we can gain control developing those are at in particular economy the world carry on business. MLM one of it constitutes praktik economics carries on business that so quick amends for the moment. but is still even a lot of indonesian people and in particular college student – mahasiwi that berstudi on programs syariah's economy at STAIN Palangkaraya there are many doesn't understand even so sightless with economic business that mushrooming it, so while introduce on them evoke problem because they have known what it MLM.
And There Is it is better if carries on business franchise  ( franchise) and in particular Multi is Marketing's Level  (MLM) taught by detail's ala to college student grasp in particular program studi this syariah's economy that they can accept information and innovation – new innovation in business world now, since college student – coed in particular economy syariah constitutes men who that berkreasi can and innovative and can revolutionize indonesian economics activity as more ahead and better.
Departed of problem upon writer most draw for analyzes it who gets title “ ANALISIS IS ECONOMIC COLLEGE STUDENT GRASP SYARIAH HITS MULTI MARKETING'S LEVEL (MLM) GET SYARIAH'S BASIS ”
B.     Problem formula

1.      How is economic college student grasp syariah hits Multi Marketing Syariah's Level? 
2.      apasaja's factor that constrain conjoined college student on Multi Marketing Syariah's Level?
C.    To the effect Writing
Base aforesaid problem formula, to the effect that wants to be reached by researcher is:
1.      To know college student grasp in particular program studi syariah's economy hit economic system that relativ new at this Indonesia which is MLM what does get syariah's basis.
2.      To know factor that constrain college student for conjoined at MLM Syariah. 




D.    Inscriptive utility
Utility of this research is expected its following gets beneficent for:
1.      Theoretical utility
a.       As one of writer effort in mengembangan knowledge bethinks to divide researcher in special scholarly area at economic system area.
b.      As referenced as researcher in do research concerning in trouble grasp hits MLM Syariah.
c.       As referenced as researcher in do research concerning deep kesyariahannya PT's purity. K Link Indonesian.
2.      Practical utility
a.       Changing pattern – thoughts reader negative hit Multi Marketing's Level
b.      Reader can differentiate among Multi Marketing's Level, arisan berantai and Money is game
c.       That reader knows to assess cover-up in carries on business Multi Marketing's Level.
E.     Sistematika is Study
Sistematika is Study in observational it is divided one for following:
I. CHAPTER. FOREWORD  , Background comprising, Problem formula, To the effect Writing, Inscriptive utility, Sistematika is Study, Observational location.
CHAPTER II.. STUDY  , comprising Reviews Library, Teoritik's description, Cognitive framework and Research question.
III. CHAPTER. METODOOGI IS RESEARCH  , Time and Place comprising, Subjek's approaching Research, Data Collecting tech, Data approval, Analisis's tech Data.
F.     Observational location
Observational location is first, on STAIN Palangkaraya's campus in particular at room brazes studi's program Syariah's Economy at clears a root G.Obos Komplek Islamic Center Palangkaraya( Kalimantan Intermediates). Observational location secondly, on stokis PT. K Link branch indonesian Palangkaraya clears a root To Absorb Nature II. Palangkaraya( Kalimantn Intermediates).
 














CHAPTER II.
LIBRARY STUDY
A.    Review Library
On writers previous research not find same title or bound up with research who will writer do.
B.     Teoritik's description
1.      Recognition Basing to hit Multi is Marketing's Level   
a.       Definition Multi is Marketing's Level
Multi is Marketing's Level  or ordinary was abbreviated BY MLM constitutes three series say that have mean and savvy unity. Ala literal  say “ Multi  “ used to mean ” A Lot Of ”, “  Level   equal to “ gets ladder “ or, “ zoom ”, meanwhile
Marketing ” equal to “ Marketing ”. so Multi is Level   Marketing are marketing that (a lot of) get ladder. For from this business member more and more so as one job network therefore MLM is called also network marketing . In other words,  Network Marketing,  which is marketing system utilizes network. 

b.      History Multi is Marketing's Level
c.       Excess and lack for Business Multi Marketing's Level
d.      Multi is Marketing's Level statutory
e.       The difference basic hits Multi Marketing's Level, arisan berantai and Money is Game.
2.      Multi's recognition Marketing Syariah's Level
a.       Multi's definition Marketing Syariah's Level
b.      The difference Multi Marketing Syariah's Level and Multi Is Marketing's Level Conventional
c.       Basis for Multi's Business management Syariah's Level
d.      MLM Syariah's criterion
e.       MUI'S advice hits MLM Syariah
f.       PT's profile. K Link effort Indonesian MLM Syariah
3.      Recognition Programs Studi Syariah's Economy
a.       syariah's economy
b.      studi's program syariah's economy
College student grasp (i. ) studi's program syariah's economy hits MLM Syariah.





[1]  Mengenal MLM syariah, kuswara, QultumMedia;Depok;2005,h;V
[3] http;//uswahislam.blogspot.com/2013/02/mlm-menurut-syariah-islam.html diaskes 6 maret 2013
[4] Mengenal MLM syariah, kuswara, QultumMedia;Depok;2005,h;4
[6] Mengenal MLM syariah, kuswara, QultumMedia;Depok;2005,h;4
[7] ibid
[8] Ibid
[9]  Mengenal MLM syariah, kuswara, QultumMedia;Depok;2005,h;vi
[11] Mengenal MLM syariah, kuswara, QultumMedia;Depok;2005,h;3

[12] Abdul Aziz , M, Ag, Kapita selekta Ekonomi islam kontemporer, Alfabeta; 2010, h124

Tidak ada komentar:

Posting Komentar